Harlah, Natal dan Maulid

Oleh: Abdurrahman Wahid* Penggunaan ketiga kata di atas dalam satu nafas, tentu banyak membuat orang marah. Seolah-olah penulis menyamakan ketiga peristiwa itu, karena bagi kebanyakan kaum Muslimin, satu dari yang lain sangat berbeda artinya. Harlah (hari lahir) digunakan untuk menunjuk kepada saat kelahiran seseorang atau sebuah institusi. Dengan demikian, ia memiliki “arti biasa” yang tidak […]

Mari Bekerjasama, Saudaraku!

Kita, kalau mau jujur, pasti setuju bahwa mayoritas umat Islam dalam pertunjukan sejarah saat ini sedang ketiban sampur memerankan lakon hanya sebagai kelompok-kelompok pesakitan. Di atas panggung peradaban, kita tidak lagi disorot sebagai pemeran utama seperti yang pernah dimainkan saudara-saudara kita beberapa abad silam. Kini, kita tersebar di pojok-pojok gelap yang hanya akan ditampilkan ketika pertunjukan membutuhkan adegan-adegan tentang kesialan dan keterpurukan.

pengungsi muslim
pengungsi muslim (credit huffpost.com)

Baca selengkapnya tentangMari Bekerjasama, Saudaraku!